Showing posts with label Berita Piala Europa. Show all posts
Showing posts with label Berita Piala Europa. Show all posts

Wednesday, July 4, 2012

Cesc Fabregas : Spanyol vs Portugal Mirip El Clasico

|0 komentar


Polandia-Ukraina  – Bintang Spanyol Cesc Fabregas membandingkan semi-final antara Spanyol vs Portugal dengan laga sengit El Clasico.
Menurut Fabregas, Portugal bermain seperti Real Madrid dan tiki-taka Spanyol seperti Barcelona.

“Anda boleh saja membandingkan semi-final ini dengan Real Madrid vs Barcelona berdasarkan gaya permainan masing-masing tim,” kata Fabregas.
“Portugal adalah salah satu tim terkuat. Mereka bertahan dengan sangat baik, dan punya serangan balik mematikan. Mereka mirip sekali dengan Real Madrid. Untuk itu kami harus tampil maksimal.”

“Tetapi akan ada banyak pemain-pemain yang berbeda dan kami juga punya pemain yang beragam, untuk itu laga ini tidak akan sama.”
Selain itu, Fabregas juga merasakan atmosfer perempat final yang berbeda setelah mereka mengalahkan Prancis, tidak seperti saat mengalahkan Italia di perempat final Euro 2008.

“Saya pikir di akhir pertandingan, ekspresi kami biasa-biasa saja,” tambah Fabregas.
“Empat tahun lalu, ketika kami juga menang di semi-final (mengalahkan Italia melalui adu penalti), kami semua melompat bersama dan merayakan di tengah lapangan.”

“Kami saat itu berterima kasih kepada fans dan keluarga kami. Kami sangat bahagia bisa mengalahkan Italia. Sekarang, kemenangan ini bagaikan sesuatu yang ‘normal’.”
“Tetapi kemenangan ini akan menjadi evaluasi bagi kami karena lawan-lawan kami sangat tangguh. Kami berhasil menjuarai Euro 2008 dan Piala Dunia 2010, dan kami telah kembali ke semi-final. Ini sungguh luar biasa.”
Spanyol akan menghadapi Portugal di semi-final Euro 2012 pertengahan pekan ini.

Lionel Messi : Saya Tidak Akan Pernah Kenakan Kostum Madrid !

|0 komentar


Barcelona – Mega bintang milik klub Barcelona, Lionel Messi menegaskan jika dirinya tidak akan pernah mau pindah ke klub rival abadi Barcelona, Real Madrid dan mengenakan kostum putih – putih kebanggaan klub asal ibu kota Spanyol tersebut.

Messi mengungkapkan jika dirinya tidak akan pernah mengulang kontroversi yang pernah dibuat oleh mantan pemain Real Madrid, Luis Figo. Saat itu Figo memang merupakan pemain pujaan bagi para pendukung Barcelona, namun keputusan kontroversialnya untuk menyebrang ke Real Madrid menjadikan dirinya sebagai musuh nomor satu para fans garis keras Barcelona, Figo dicap sebagai penghianat di Barcelona.

Kasus Figo sendiri bukanlah yang pertama kalinya terjadi, diketahui ada beberapa mantan pemain Barcelona yang memilih untuk membelot dan bergabung dengan Madrid, salah satunya pemain legenda asal Brasil yang sekarang sudah pensiun yaitu Ronaldo.

“Saya sama sekali tidak pernah berfikir untuk pindah ke Real Madrid.” ungkap Messi ketika dimintai komentarnya.
“Barcelona adalah rumah saya dan saya akan sangat bahagia jika bisa menghabiskan seluruh karir sepakbola saya disini. Mungkin saya akan tetap disini hingga saya pensiun nanti, dan saya harap hal itu akan terjadi.” pungkas Messi menutup kansnya untuk bergabung dengan Madrid.

Messi memang merupakan pemain pujaan baru di Barcelona, ia adalah pemain bintang yang sudah tidak diragukan lagi kualitasnya baik oleh kawan maupun lawan – lawannya. Selama memperkuat Barcelona, Messi telah menyumbangkan berbagai macam gelar juara bergengsi untuk Barcelona dan juga menorehkan rekor – rekor baru bagi klub tersebut.



Tim Pilihan Terbaik Euro 2012 Versi UEFA

|0 komentar


Polandia dan Ukraina – UEFA telah mengumumkan tim pilihan terbaik yang berisi para pemain di Euro 2012.
UEFA mengumumkan “UEFA Euro 2012 Team Of Turnament” yang berisi 11 pemain dari tim nasional Spanyol, 4 dari Italia, 3 dari Jerman, dan sebagian lainnya dari negara lain. Penentuan para pemain di tim tersebut berdasarkan kontribusi masing-masing pemain bagi timnya di Euro 2012.

Fernando Torres berhasil meraih gelar sepatu emas, dengan mencetak tiga gol dan waktu bermain paling sedikit. Walaupun begitu, Torres tidak termasuk kedalam tim pilihan terbaik Euro 2012 versi UEFA tersebut, karena waktu bermainnya yang sedikit. Dimana Mario Balotelli, Cesc Fabregas, Cristiano Ronaldo, Zlatan Ibrahimovic dan David Silva yang dipilih menjadi para penyerangnya.

Selain sukses meraih gelar juara Euro 2012, Spanyol meraih banyak penghargaan lainnya. Andres Iniesta yang termasuk dalam komposisi tim pilihan terbaik Euro 2012 versi UEFA, juga dinobatkan sebagai pemain terbaik Euro 2012. Iniesta berdampingan dengan rekan senegaranya Xavi, Sergio Busquets, dan Xabi Alonso, serta para pemain dari negara lain seperti Daniele De Rossi, Steven Gerrad, Sami Khedira, Mesut Ozil, dan Andrea Pirlo.

Berikut daftar UEFA Euro 2012 Team of the Turnament selengkapnya :

Penjaga gawang:
Gianluigi Buffon (Italia)
Iker Casillas (Spanyol)
Manuel Neuer (Jerman)

Pemain belakang:
Gerard Pique (Spanyol)
Fabio Coentrao (Portugal)
Philipp Lahm (Jerman)
Pepe (Portugal)
Sergio Ramos (Spanyol)
Jordi Alba (Spanyol)

Pemain tengah:
Daniele de Rossi (Italia)
Steven Gerrard (Inggris)
Xavi Hernández (Spanyol)
Andrés Iniesta (Spanyol)
Sami Khedira (Jerman)
Sergio Busquets (Spanyol)
Mesut Özil (Jerman)
Andrea Pirlo (Italia)
Xabi Alonso (Spanyol)

Pemain depan:
Mario Balotelli (Italia)
Cesc Fabregas (Spanyol)
Cristiano Ronaldo (Portugal)
Zlatan Ibrahimovic (Swedia)
David Silva (Spanyol)

Monday, July 2, 2012

Pembuktian Kualitas Casillas vs Buffon

|0 komentar

Partai final Euro 2012 hanya tinggal menunggu hitungan jam saja. Kali ini Spanyol dan Italia akan berusaha untuk menerapkan skema permainan terbaik mereka dari segala lini.

Bahkan kedua pelatih baik Vecente del Boaque dan Cesare Prandelli akan sama-sama menunjuk penjaga gawang terbaik mereka agar mampu memberikan garansi keamanan bagi pertahanan mereka. Dan tentu saja anda sudah bisa menebak siapakah sang penjaga gawang yang akan diturunkan dalam pertandingan nanti, mereka adalah Iker Casillas dan Gianluigi Buffon.

Berikut ini data dan fakta tentang kedua penjaga gawang tersebut selama Euro 2012.
Iker Casillas
* Praktis selama Euro Iker Casillas hanya kemasukan satu gol saja yaitu ketika mereka menghadapi Italia di babak penyisihan grup dimana pada saat ituAntonio Di Natelle menjadi pemain yang mengoyak jala tim Matador.
* Penjaga gawang utama La Furia Roja ini berhasil melakukan 11 kali penyelamatan dalam Euro serta 4 kali clean sheet.
* Pada semifinal Euro 2012 Casillas berhasil melakukan 1 kali tangkapan saat eksekusi adu penalti pemain Portugal, Joao Moutinho.
* Kapten tim Matador ini sudah berhasil melewati 480 menit pertandingan Euro 2012 dan mencetak 136 caps untuk tim Spanyol.

Gianluigi Buffon
* Penjaga gawang senior Azzurri ini telah kemasukan tiga gol selama event Euro 2012 ini dimana masing-masing gol tercipta saat melawan Spanyol, Kroasia dan Jerman.
* Buffon berhasil melakukan 18 kali penyelamatan dan 2 kali clean sheet.
* Pada babak semifinal Euro 2012 pemain berusia 34 tahun ini berhasil melakukan 1 kali tangkapan saat eksekusi adu penalti pemain Inggris, Ashley Cole.
* Kapten tim Azzurri ini sudah berhasil melewati 480 menit pertandingan Euro 2012 dan mencetak 119 caps untuk tim Italia.

Bagaimanakah aksi kedua penjaga gawang kawakan tersebut? Kita tunggu saja dalam partai final Euro 2012.

Daftar Gaji Pelatih Euro 2012

|0 komentar

Dibalik kesuksesan sebuah tim tidak terlepas dari sentuhan seorang pelatih.

Spanyol dibawah asuhan Vicente del Bosque berhasil membuktikan diri sebagai raja sepak bola Eropa 2012 setelah berhasil menggunduli Italia dengan skor yang cukup telak. Tapi pernakah terlintas pada benak anda bahwa seorang pelatih juga harus mendapatkan imbalan yang sewajarnya dengan prestasi yang ditorehkan pada event yang diikuti.

Bahkan terkadang tidak lah seimbang antara gaji dengan prestasi yang ditorehkan oleh juru taktik. Ada yang mendapatkan gaji tinggi tapi prestasi minim, selain itu ada pula yang dengan gaji minim tapi prestasi membanggakan.

Berikut ini adalah data gaji dari para juru racik taktik Euro 2012.
(kpl/bola)

Review: Spanyol Juarai Euro 2012 dan Cetak Sejarah

|0 komentar


Spanyol menumbangkan Italia 4-0 di final Euro 2012 dan mencetak sejarah baru dalam dunia sepakbola.

Para penikmat sepakbola mengharapkan sebuah perang, tapi yang mereka dapatkan adalah pembantaian.

La Furia Roja menjadi tim pertama dalam sejarah yang berhasil memenangi tiga turnamen besar secara beruntun, yaitu Euro 2008, Piala Dunia 2010, dan Euro 2012, juga tim pertama yang sukses mempertahankan trofi Henri Delaunay. Selain itu, mereka juga menang dengan margin gol terbesar sepanjang sejarah final Piala Eropa.

Tepat tiga pekan setelah mengawali perjalanan mereka di Polandia-Ukraina dengan hasil imbang 1-1 di Gdansk, sang juara bertahan Spanyol dan Gli Azzurri Italia bersua kembali di arena serta babak yang berbeda, Senin (02/7).

Jika waktu itu Spanyol dan Italia bentrok di partai pembukaan Grup C, kali ini mereka berduel di Olympic Stadium, Kiev, untuk menjadi yang terbaik di partai penutup turnamen.

Banyak orang menilai duel Spanyol kontra Italia di fase grup sebagai final kepagian, karena para pemain kelas dunia dari kedua tim waktu itu menampilkan pertahanan, taktik, skill, kreativitas, hingga serangan terbaiknya.

Well, roda nasib benar-benar misterius dan tak bisa dibantah. Final kepagian itu kini benar-benar berubah menjadi the real final.

Sama dengan laga pertama di Gdansk, laga di Kiev ini kembali menyuguhkan duel dua kiper nomor wahid, Iker Casillas vs Gianluigi Buffon, dua pass mastersekaligus playmaker terbaik dunia, Xavi vs Andrea Pirlo, serta para bek tangguh, gelandang brilian dan forward tajam yang menghuni kedua tim.

Untuk laga perebutan mahkota raja Eropa ini, pelatih Spanyol Vicente del Bosque memasang Fabregas sebagai false 9 dengan diapit oleh David Silva dan Iniesta, komposisi yang sama seperti ketika mereka menghadapi Italia pada 10 Juni lalu.

Del Bosque kembali mengandalkan Xavi, yang memiliki rasio operan tepat sasaran 93% di turnamen ini, sebagai sosok sentral dalam ball possession football milik Spanyol.

Sementara itu, di kubu Italia, pelatih Cesare Prandelli mengusung skemadiamond midfield, yang terbukti efektif kala menyingkirkan Inggris dan Jerman.

Satu-satunya perubahan dari ketika mengalahkan Jerman 2-1 di semifinal adalah kembalinya Abate ke pos bek kanan untuk melengkapi formasi four-man defenceItalia.

Andrea Pirlo, dengan rasio operan tepat sasaran 88%, dipercaya oleh Prandelli untuk mengatur tempo dan menjadi otak permainan Italia. Balotelli, yang sejauh ini mencatatkan shot on target (10) terbanyak di Euro 2012, mengisi lini depanAzzurri bersama Cassano.

Aroma sengitnya sebuah duel final langsung terasa begitu wasit Pedro Proenca asal Portugal meniupkan peluit tanda kick-off.

Italia sedikit lebih unggul dalam hal penguasaan bola di babak pertama (52% - 48%), tapi justru Spanyol yang berhasil memimpin dua gol hingga turun minum.

Gol pertama diciptakan oleh Silva memanfaatkan akselerasi dan umpan tarik Fabregas, sedangkan gol kedua ke gawang Buffon dicetak oleh Jordi Alba setelah mendapatkan through pass sempurna dari Xavi.

Italia bukannya tanpa peluang. Setidaknya, dua kali Cassano mengancam Spanyol dengan tendangan kerasnya, tapi semua usahanya masih terbentur dinding tebal bernama Casillas.

Italia berulang kali melepaskan bola-bola panjang ke lini depan. Itu memang salah satu senjata utama mereka. Azzurri adalah tim dengan percobaan bola panjang terbanyak (277) di Euro 2012. Andrea Pirlo (63) dan De Rossi (56) merupakan yang terdepan dari semua gelandang yang bermain di Polandia-Ukraina.

Cederanya bek sentral Giorgio Chiellini pada menit 21 rupanya sangat berpengaruh terhadap kesolidan lini pertahanan Italia.

Babak kedua diawali Italia dengan sebuah pergantian. Cassano, yang sepanjang babak pertama gagal memberikan kontribusi maksimal, menyerahkan tempatnya kepada Antonio Di Natale.

Masuknya Di Natale cukup memberikan angin segar bagi Azzurri. Dia langsung mendapatkan dua kesempatan untuk mencetak gol, tapi upayanya masih melayang di atas mistar dan dihentikan oleh Casillas.

Kesialan Italia bertambah pada menit 61 ketika Thiago Motta mengalami cedera, padahal dia baru empat menit masuk menggantikan Montolivo. Parahnya, Motta adalah final substitute Italia di laga ini. Azzurri pun bermain dengan sepuluh orang, padahal pertandingan masih tersisa 30 menit dan mereka tertinggal dua gol.

Dari situlah, laga yang semula berjalan seimbang kemudian berubah menjadi sangat berat sebelah.

Unggul jumlah pemain dimanfaatkan dengan sangat baik oleh Spanyol. Mereka mendominasi permainan, mengurung lini pertahanan Italia, dan memaksa Buffon bekerja keras lewat sejumlah serangan serta tembakan ke arah gawang.

Handicap ini sungguh membuat Italia keteteran dan Spanyol berada di atas angin. Xavi pun makin leluasa dan merajalela di lapangan tengah, area kekuasaannya.

Pada menit 75, Spanyol menarik keluar sang false nine Fabregas dan memasukkan the real nineFernando Torres. Sembilan menit di atas lapangan,Torres mencetak gol ketiga Spanyol. Itu membuatnya jadi pemain pertama yang mencetak gol di dua final Piala Eropa secara beruntun. Tak cukup sampai di situ, empat menit berselang, dia mengirim assist untuk gol keempat timnya lewat sepakan Juan Mata.

Skor 4-0 untuk Spanyol bertahan hingga peluit panjang dan La Furia Roja pun sukses menuntaskan misinya untuk menulis ulang buku sejarah.

Ini juga menandai kemenangan kompetitif pertama Spanyol atas Italia setelah nyaris selama seabad. Kemenangan pertama, terakhir dan satu-satunya atas Italia di turnamen resmi sebelum ini diraih oleh Spanyol pada Olimpiade 1920. Di perempat final Euro 2008, Spanyol memang mengalahkan Italia, tapi itu didapat lewat adu penalti setelah bermain imbang di waktu normal dan extra-time.

Casillas memecahkan rekor Dino Zoff, 494 menit tanpa kebobolan di Piala Eropa. Kiper dan kapten Spanyol itu kini 510 menit tanpa kebobolan sejak terakhir kali Di Natale merobek gawangnya di fase grup.

Satu lagi, Del Bosque kini menjadi pelatih kedua dalam sejarah yang sukses mengawinkan trofi Piala Dunia dan Piala Eropa.

Torres dan Balotelli finis sebagai joint top scorer bersama Mario Mandzukic (Kroasia), Mario Gomez (Jerman), Cristiano Ronaldo (Portugal), dan Alan Dzagoev (Rusia) dengan koleksi tiga gol.

Statistik Spanyol - Italia
Penguasaan bola: 52% - 48%
Shot (on goal): 14 (6) - 11 (4)
Corner: 3 - 3
Pelanggaran: 17 - 10
Offside: 3 - 3
Kartu kuning: 1 - 1
Kartu merah: 0 - 0
Penyelamatan: 4 - 2

Susunan pemain Spanyol (4-3-3): Casillas (c); Arbeloa, Pique, Ramos, Alba; Busquets, Xavi, Xabi Alonso; Silva (Pedro 58'), Fabregas (Torres 75'), Iniesta (Mata 87').
Cadangan: Valdes, Reina, Albiol, Martinez, Juanfran, Cazorla, Navas, Rodriguez, Torres, Negredo, Mata, Llorente.

Susunan pemain Italia (4-3-1-2): Buffon (c); Abate, Barzagli, Bonucci, Chiellini (Balzaretti 21'); Marchisio, Pirlo, De Rossi; Montolivo (Motta 55'); Balotelli, Cassano (Di Natale 46').
Cadangan: Sirigu, De Sanctis, Maggio, Ogbonna, Balzaretti, Motta, Giaccherini, Diamanti, Nocerino, Di Natale, Borini, Giovinco.

Pencetak gol:
1-0 (14') Silva
2-0 (41') Alba
3-0 (83') Torres
4-0 (88') Mata

Kartu kuning: Pique (25'), Barzagli (45').

Sebanyak 31 pertandingan sudah dilalui, 76 gol telah tercipta, Spanyol dipastikan berdiri di puncak Eropa, dan tirai megah Euro 2012 pun kini resmi diturunkan.

Sampai bertemu empat tahun lagi di Euro 2016 Prancis.

Platini Ingin Euro Digelar di 12 Negara

|0 komentar


Presiden UEFA Michel Platini memiliki ide unik tentang tuan rumah Piala Eropa pada tahun 2020 mendatang. Platini ingin agar Euro 2020 dilaksanakan di 12 negara berbeda untuk menandai ulang tahun ke 60 turnamen itu.

Pada 2016, Piala Eropa nanti akan digelar di negara asal Platini, Prancis. Setelah itu, Platini berharap agar tuan rumah Piala Eropa disebar ke 12 negara.

Platini menekankan bahwa itu hanyalah sebuah ide di pikirannya dan masih butuh digodok serta disetujui oleh banyak pihak sebelum dilaksanakan.

Saat ditanya tentang penggunaan teknologi garis gawang (Goal Line Technology), Platini menyatakan penolakannya. Platini menyebutkan pertandingan antara Korea Selatan melawan Spanyol di Piala Dunia 2002 sebagai contoh.

Saat itu, gol Spanyol tidak diakui oleh wasit karena umpan silang Joaquindianggap sudah keluar dari lapangan. "Kita tidak bisa menghentikan pertandingan setiap kali wasit membuat keputusan kontroversial." 

Torres Sabet Sepatu Emas Euro 2012

|0 komentar

Fernando Torres mencetak satu gol serta satu assist di partai pamungkas Euro 2012 dan merebut penghargaan Golden Boot alias Sepatu Emas.

Torres finis sebagai sebagai joint top scorer bersama Mario Balotelli (Italia) Mario Mandzukic(Kroasia), Mario Gomez (Jerman), Cristiano Ronaldo (Portugal), dan Alan Dzagoev (Rusia) dengan koleksi tiga gol.

Striker Spanyol asal klub Chelsea itu masuk sebagai pengganti Fabregas di penghujung laga saat membantai Italia 4-0 di final, Senin (02/7), tapi berhasil merebut award untuk pemain tersubur dengan menit bermain (189) yang lebih sedikit daripada Gomez (280).

Jika ada lebih dari satu pemain yang finis dengan koleksi gol sama, maka UEFA menerapkan sejumlah kriteria untuk menentukan siapa yang berhak mendapatkan Golden Boot, yaitu:
  • Jumlah assist paling banyak;
  • Menit bermain paling sedikit.

Dengan catatan, hanya gol di waktu normal atau extra-time yang dihitung. Gol yang dicetak dalam adu penalti tidak masuk hitungan.

Klasemen akhir top scorer Euro 2012:
3
Fernando Torres (Spanyol)
Mario Gomez (Jerman)
Mario Balotelli (Italia)
Cristiano Ronaldo (Portugal)
Alan Dzagoev (Rusia)
Mario Mandzukic (Kroasia)

2
Nicklas Bendtner (Denmark)
Cesc Fabregas (Spanyol)
Zlatan Ibrahimovic (Swedia)
Petr Jiracek (Republik Ceko)
Michael Krohn-Dehli (Denmark)
Vaclav Pilar (Republik Ceko)
Dimitris Salpingidis (Yunani)
Andriy Shevchenko (Ukraina)
Xabi Alonso (Spanyol)
David Silva (Spanyol)

Overall top scorer Euro 2012:
12
Klaas-Jan Huntelaar (Belanda)
10
Cristiano Ronaldo (Portugal)
Miroslav Klose (Jerman)
9
Mario Gomez (Jerman)
7
Antonio Cassano (Italia)
Alan Dzagoev (Rusia)
Mikael Forssell (Finlandia)
Zlatan Ibrahimovic (Swedia)
Robbie Keane (Republic Irlandia)
Robin van Persie (Belanda)
David Villa (Spanyol)

Overall top scorer turnamen final Piala Eropa:
9: Michel Platini (Prancis)
7: Alan Shearer (Inggris)
6: Cristiano Ronaldo (Portugal), Thierry Henry (Prancis), Zlatan Ibrahimovic (Swedia), Patrick Kluivert (Belanda), Nuno Gomes (Portugal), Ruud van Nistelrooy (Belanda)
5: Milan Baros (Republik Ceko), Jurgen Klinsmann (Jerman), Savo Milosevic (Serbia), Wayne Rooney (Inggris), Marco van Basten (Belanda), Zinedine Zidane (Prancis). (uefa/gia)

Agen Betting Ibcbet, Agen Bola Online, Agen Casino Terpercaya, CASINO 338A, IBCBET, Judi ibcbet int

Agen Betting Ibcbet, Agen Bola Online, Agen Casino Terpercaya, CASINO 338A, IBCBET, Judi ibcbet int
Agen Betting Ibcbet, Agen Bola Online, Agen Casino Terpercaya, CASINO 338A, IBCBET, Judi ibcbet internet, Taruhan Bola dan Judi Online SBOBET, Taruhan Judi SBOBET
Jika anda memiliki saran ataupun pertanyaan, anda dapat mengirimkan email ke goalbet88@ymail.com Atau Menggunakan LiveChat Secara Langsung.
Terima kasih anda telah mengunjungi website kami. Semua Data Pertandingan bola dan Prediksi akan kami update setiap hari!

Team Goalbet88 tidak menjamin garansi kemenangan 100%, tetapi dengan bantuan dari team kami, anda dapat meningkatkan kemungkinan kemenangan ke tingkat yang lebih tinggi, prediksi bola yang sangat menguntungkan untuk semua pemain betting soccer online

Goalbet88 bukanlah situs untuk taruhan. Bagaimanapun juga, isi dan material dari situs ini tidak ditujukan bagi orang yang bertempat tinggal di negara yang tidak memperbolehkan prediksi pertandingan / prediksi bola seperti yang ada pada situs ini. Untuk itu kami harap anda segera meninggalkan situs ini apabila aturan yang berlaku di negara anda melarang untuk mengakses situs Prediksi Bola

Regards,
Goalbet88

Free Backlink Services
SEO Stats powered by MyPagerank.Net
Berikan Bintang Anda